Daily Promise

Wednesday, May 30, 2012

Melody In My Heart


Aku milik-Mu, ku berserah kepada-Mu
Seluruh hidupku, Kau genggam dalam tangan-Mu
Ini hatiku, hanya untuk-Mu
Ini jiwaku, hanya bagi-Mu


Tuhan Kau Allahku, Bapa dan Rajaku
Tak henti di s’tiap nafasku, ku kan menyembah-Mu s’lalu
Ku bawa hidupku ke atas mezbah-Mu
Tak henti di s‘tiap langkahku, ku kan mengikuti-Mu selamanya...


-True Worshippers Youth-Di Setiap Nafasku

Thursday, May 17, 2012

World Prayer Assembly, 17 Mei 2012

Mengajak saudara/i seiman, gereja Tuhan, baik yang telah berkomitmen dalam World Prayer Assembly hari ini, 17 Mei 2012 (di Sabuga, Bandung, Jawa Barat khususnya) maupun yang belum berkomitmen, untuk kita sama-sama terus berdoa bagi bangsa kita, Indonesia tercinta:
Mari bersama kita membangkitkan atmosfir doa (setiap jalan, sekolah demi sekolah, tempat-tempat kerja, setiap rumah, komunitas demi komunitas) dalam "Adopsi Jalan, My Home"



Kenapa terjadinya my home?

My home adalah suatu gerakan mengadopsi jalan dimana kita tinggal untuk berdoa dan berbuat sesuatu untuk jalan tersebut.
Pada tahun 1996 Time Magazine menjadikan kota ini menjadi kota paling berbahaya di Amerika serikat. Setiap jam ada satu orang yang terbunuh di kota ini.

Pada January 2008 diadakan doa untuk kota kini dan setiap orang mulai mengadopsi jalan dimana mereka tinggal. Kejahatan mulai menurun menjadi 30 %. Ketika semua jalan sudah diadopsi pada tahun 2010, Maret merupakan bulan pertama dimana tidak terjadi pembunuhan sama sekali.

Siapa yang harus berdoa?
Kita yang berada di kota ini dan bertanggung jawab terhadap kota ini dimulai dari kota yang kita tempati.







Mari berdoa bagi kesejahteraan kota Bandung tercinta
: D

Tuesday, May 8, 2012

Footprints (new version)



Kisah 'Footprints' di atas sudah saya dengar sejak saya SMA dan saya sangat menyukai perumpamaan manis ini.
Tapi sekarang, saya merasa memiliki kisah 'Footprints' versi saya sendiri.
Di mana dalam penglihatan saya, saat saya melihat ke belakang, tidak ada dua pasang bahkan sepasang jejak kaki di pasir.
Tidak ada jejak kaki sama sekali.
Mengapa?
Karena saya sedang terbang bersama Tuhan : )
Itu yang Tuhan janjikan dalam hidup saya; Ia akan bawa saya terbang tinggi mengatasi ‘gurun’ kehidupan saya, menyertai saya melalui setiap tantangan.


Hahaha begitulah.... dan saya tentu lebih menyukai ‘Footprints’ versi saya sendiri
: D